LAUDATO SI’ DAN AKSI 8
Menemukan titik temu iman melalui kerja sama lintas agama dalam merawat lingkungan sebagai tanggung jawab bersama kepada Sang Pencipta.


LAUDATO SI’ DAN AKSI
SESI 8: Makna Kegiatan Antaragama
Merawat bumi adalah panggilan suci yang melampaui sekat agama, menyatukan seluruh umat beriman dalam satu misi mendesak untuk melindungi ciptaan Tuhan. Mari jadikan krisis ekologi sebagai jembatan persaudaraan, di mana doa dan dialog mewujud dalam aksi nyata memulihkan rumah kita bersama.
Laudate Deum nomor 62
Alkitab menceritakan bahwa: “Allah melihat segala yang dijadikan-Nya itu, sungguh sangat baik” (Kejadian 1:31). Milik-Nya-lah “bumi dengan segala isinya” (Ulangan 10:14). Oleh karena itu, Ia mengatakan kepada kita bahwa, "Tanah jangan dijual mutlak, karena Akulah pemilik tanah itu, sedang kamu adalah pendatang dan warga asing yang menumpang pada Ku. (Imamat 25:23). Oleh karena itu, “tanggung jawab untuk bumi milik Allah menyiratkan bahwa manusia, yang diberkati dengan akal budi, menghormati hukum alam dan keseimbangan halus yang ada di antara makhluk-makhluk di dunia ini.
Laudato Si’ nomor 201
Mayoritas penduduk planet ini menyatakan dirinya sebagai orang beriman; hal ini harus mendorong agama-agama untuk masuk ke dalam dialog dengan maksud untuk melindungi alam, membela orang miskin, dan membangun jaringan persaudaraan yang saling menghormati. Sebuah dialog di antara pelbagai ilmu sendiri juga diperlukan karena masing masing cenderung menutup diri dalam batas-batas bahasanya sendiri, dan spesialisasi mengarah ke isolasi dan pemutlakan bidang pengetahuannya sendiri. Hal ini menjadi halangan untuk secara efisien menghadapi masalah lingkungan hidup. Dialog yang terbuka dan saling menghormati juga diperlukan di antara pelbagai gerakan ekologis, di mana konflik ideologis tidak jarang dijumpai. Parahnya krisis ekologi mengharuskan kita semua untuk memikirkan kesejahteraan umum dan bergerak maju di jalan dialog yang membutuhkan kesabaran, disiplin diri, dan kemurahan hati, dengan selalu mengingat bahwa “kenyataan lebih besar dari pada gagasan.
Relevansi di Indonesia
Indonesia kaya akan komunitas lintas agama yang bekerja sama dalam aksi sosial: penanaman pohon, membersihkan sungai, dukungan masyarakat adat.
Apa yang Dapat Kita Lakukan?
Membangun Eco-Interfaith Forum dalam kerjasama antar agama demi kebersamaan untuk merawat lingkungan.
Contoh Kegiatan Seturut semangat Laudato Si’
- Eco Bhinneka (Nasyiatul Aisyiyah) - https://www.instagram.com/ecobhinneka/
- Interfaith Rainforest Initiative (IRI) Indonesia - https://www.instagram.com/iri_ind/
- Jaringan GUSDURian (Green GUSDURian) - https://www.instagram.com/jaringangusdurian/
Pertanyaan Refleksi
- Mengapa merawat bumi dapat menjadi jalan persatuan antaragama?
- Apa yang mendorong orang dari berbagai agama bersatu merawat lingkungan?
- Apa tindakan kecil yang dapat mendukung pelestarian keanekaragaman hayati?
Jawaban Anda kami tunggu di:
https://bit.ly/laudatosidanaksi_sesi8



