
LAUDATO SI' & AKSI
Pertobatan Ekologis: Jalan Iman yang nyata.
Sosialisasi Program Gulali Pisah Seksi Kerasulan Keluarga (SKK) Paroki Pinang-Gereja Santa Bernadet.
Diselenggarakan oleh:
Seksi Kerasulan Keluarga Paroki Pinang-Gereja St. Bernadet bekerjasama dengan Perkumpulan Sahabat Insan.
LAUDATE DEUM 56 & 58
56. "Kita harus mengatasi mentalitas yang tampaknya peka terhadap masalah namun pada saat yang sama tidak memiliki keberanian yang diperlukan. untuk mengadakan perubahan yang signifikan. […] point of no return ini, sudah pasti bahwa dampaknya akan sangat buruk dan tindakan harus diambil dengan cepat, dengan biaya yang sangat besar dan dampak ekonomi dan sosial yang sangat serius dan tak tertanggung. Memang langkah-langkah yang kita ambil saat ini menelan biaya, namun blaya itu akan semakin berat semakin lama kita menunggu."
58 [...] Dengan aneka Konferensi mengenai iklim, tindakan kelompok-kelompok yang disebut "radikal" sering menarik perhatian. Namun pada kenyataannya mereka mengisi suatu kekosongan dalam masyarakat secara keseluruhan, yang seharusnya memberikan. "desakan yang sehat, karena setiap keluarga harus menyadari bahwa masa depan anak-anak mereka dipertaruhkan.
LAUDATE DEUM 70-71
70. Meskipun demikian, hal sekecil apapun dapat membantu, dan menghindari kenaikan suhu global sebesar sepersepuluh derajat saja sudah cukup untuk mencegah penderitaan banyak orang Namun, yang penting adalah sesuatu yang kurang bersifat kuantitatif: perlu diingat bahwa tidak ada perubahan yang bertahan lama tanpa perubahan budaya, tanpa pematangan gaya hidup dan keyakinan sosial, dan tidak ada perubahan budaya tanpa perubahan pada pribadi manusia.
71. Upaya banyak keluarga untuk mengurangi sampah, dan mengonsumsi. dengan bijak menciptakan budaya baru. Dengan mengubah saja kebiasaan pribadi, keluarga, dan masyarakat ditanamkan keprihatinan/kekhawatiran terhadap tanggung jawab sektor politik yang tidak terpenuhi dan kemarahan atas ketidakpedulian pihak yang berkuasa. Maka, mari kita sadari bahwa meskipun hal ini tidak serta merta menghasilkan dampak yang signifikan dari sudut pandang kuantitatif, hal ini berkontribusi dalam mewujudkan proses transformasi besar yang muncul dari dalam masyarakat.
|
Pertobatan ekologis menyerukan perubahan hati yang mendalam untuk memulihkan
hubungan dengan Sang Pencipta menegaskan bahwa menjaga alam adalah bagian tak terpisahkan dari iman Kristiani. Cerakan ini menuntut keberanian mengutan pola hidup konsumtif menjadi tanggung jawab nyata demi mencegah krisis iklim yang kian mendesak
|
LAUDATO SI 217
"Padang gurun eksternal di dunia sedang meluas, karena gurun-gurun internal telah menjadi begitu luas. Karena itu, krisis ekologi merupakan panggilan untuk pertobatan batin yang mendalam. Tapi kita juga harus mengakui bahwa beberapa orang Kristiani, yang berkomitmen dan berdoa, cenderung meremehkan ungkapan kepedulian terhadap lingkungan, dengan alasan realisme dan pragmatisme. Orangorang lain tinggal pasif, mereka memilih untuk tidak mengubah kebiasaan mereka dan dengan demikian. menjadi tidak konsisten. Jadi, apa yang mereka semua butuhkan adalah pertobatan ekologis, yang berarti membiarkan seluruh buah perjumpaan mereka dengan Yesus Kristus berkembang dalam hubungan mereka dengan dunia di sekitar mereka. Menghayati panggilan untuk melindungi karya Allah adalah bagian penting dari kehidupan yang saleh, dan bukan sesuatu yang opsional atau aspek sekunder dalam pengalaman kristiani.
REFLEKSI
1. Mengapa krisis ekologis disebut sebagai krisis spiritual?
2. Apa bentuk pertobatan ekologis yang paling Anda butuhkan?
3. Bagaimana komunitas Anda bertobat secara ekologis?